Jailolo, MU Today — Bencana tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menelan korban jiwa. Seorang anak kelas 6 sekolah dasar dan seorang lansia dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor di Desa Soasio, Kecamatan Loloda.
Peristiwa tragis itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Loloda sejak Selasa malam (6/1/2026) dan berlangsung hingga Rabu dini hari. Longsoran tanah dari perbukitan di sekitar permukiman warga tiba-tiba menimpa rumah korban saat sebagian warga tengah beristirahat.
“Diperkirakan kejadian terjadi dini hari, saat warga sedang tidur,” ujar salah seorang warga setempat, Meldi Legu, Rabu (7/1).
Selain menelan dua korban jiwa, longsor tersebut juga mengakibatkan sedikitnya tujuh rumah warga mengalami kerusakan berat akibat terjangan material tanah dan bebatuan. Meski korban jiwa berasal dari satu rumah, dampak longsor meluas ke sejumlah titik di desa tersebut.
Hujan Deras Sejak Malam Hari
Menurut keterangan warga, hujan deras mulai mengguyur wilayah Loloda sejak pukul 19.00 WIT dan terus berlangsung tanpa henti hingga keesokan harinya. Bahkan hingga Rabu sore, hujan dilaporkan masih turun di sejumlah wilayah Halmahera Barat.
“Hujan dari jam tujuh malam sampai hari ini sore masih turun,” kata Meldi.
Kondisi cuaca ekstrem ini meningkatkan risiko longsor susulan, terutama di wilayah perbukitan dan pemukiman yang berada di lereng rawan pergerakan tanah.
Warga Harap Evakuasi dan Bantuan Cepat
Pasca kejadian, warga terdampak sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah, terutama terkait evakuasi lanjutan dan penyaluran logistik. Sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena khawatir terjadi longsor susulan.
“Kami berharap ada perhatian khusus dan bantuan segera dari pemerintah daerah, mengingat cuaca ekstrem masih berlangsung,” ujar Meldi.
Pemerintah daerah bersama tim terkait dilaporkan tengah melakukan pendataan korban dan kerusakan, serta memantau kondisi cuaca untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan di wilayah tersebut.
Bencana longsor ini menambah daftar panjang dampak cuaca ekstrem yang melanda Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir, setelah sebelumnya banjir juga merendam sejumlah desa di Kabupaten Halmahera Barat akibat hujan dengan intensitas tinggi.
Source : Berbagai sumber
MU Today | 2026
