Hilirisasi Migas di Halmahera Utara Bakal Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Jakarta, MU Today -- Proyek strategis nasional di sektor hilirisasi minyak dan gas (migas) siap menggebrak wilayah Indonesia Timur. Kabupaten Halmahera Utara resmi ditetapkan sebagai salah satu lokasi kunci pembangunan infrastruktur energi yang diprediksi bakal menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal.

Berdasarkan data percepatan proyek hilirisasi yang dikelola oleh Danantara, Halmahera Utara akan menjadi titik pembangunan untuk dua proyek raksasa: Oil Refinery (Kilang Minyak) dan Oil Storage Tanks (Tangki Penyimpanan Minyak).

Peluang Kerja Masif Kehadiran proyek ini membawa angin segar bagi penyerapan tenaga kerja di Maluku Utara. Secara kumulatif nasional, proyek yang juga menyasar Halmahera Utara ini memiliki potensi penyerapan tenaga kerja sebagai berikut:

  1. Proyek Kilang Minyak (Oil Refinery): Diproyeksikan membuka lapangan kerja bagi 44.000 orang.
  2. Proyek Tangki Penyimpanan (Oil Storage Tanks): Diproyeksikan menyerap 6.960 tenaga kerja.

"Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat struktur industri hulu-hilir sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja," 

Investasi Bernilai Fantastis Tidak hanya soal lapangan kerja, nilai investasi yang digelontorkan untuk proyek-proyek ini tergolong jumbo. Proyek kilang minyak mencatatkan nilai investasi sebesar Rp160 triliun, sementara untuk infrastruktur tangki penyimpanan mencapai Rp72 triliun.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penguatan ketahanan ekonomi nasional melalui peningkatan nilai tambah domestik.

Pertemuan antara Presiden dan CEO Danantara pada awal Januari 2026 di Hambalang menegaskan bahwa sejumlah proyek hilirisasi akan segera memulai proses groundbreaking pada Februari 2026.


Source: CNBC, Good news, and SeskabRI

MU Today | 2026

Posting Komentar

silahkan beritahui kami

Lebih baru Lebih lama