Terbaru Waspada Cuaca Ekstrem di Maluku Utara hingga 18 Januari

 



Sofifi, MU Today -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah tersebut hingga 18 Januari 2026. Masyarakat, terutama yang berada di lokasi rawan bencana, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Berdasarkan surat edaran nomor 300.2.1/029/BPBD, peringatan ini merujuk pada data dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate mengenai prospek cuaca sepekan ke depan.

Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG memprediksi adanya dinamika atmosfer berupa belokan serta pertemuan angin yang memicu penumpukan massa udara. Kondisi ini menyebabkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang di hampir seluruh wilayah Maluku Utara.

Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus meliputi:

Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Barat (daerah yang saat ini dilaporkan mengalami kondisi memprihatinkan).

Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.

Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan.

Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.

Imbauan Evakuasi Mandiri
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku Utara, Fehby Alting, menginstruksikan kepada seluruh BPBD di tingkat Kabupaten/Kota untuk memperketat koordinasi dan menyiapkan sumber daya evakuasi.

Pemerintah secara khusus menyoroti warga yang tinggal di wilayah berisiko tinggi. "Masyarakat diimbau segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila terjadi potensi bencana seperti banjir dan longsor," tulis pernyataan resmi tersebut.

Beberapa poin keselamatan yang ditekankan bagi warga antara lain:
1. Jauhi bantaran sungai dan wilayah pesisir pantai.
2. Hindari area perbukitan atau lereng gunung yang rawan longsor.
3. Waspadai pohon tumbang dan baliho saat terjadi angin kencang.

Terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG Maluku Utara.

Kondisi Halmahera Barat dan Utara Menjadi Perhatian
Selain peringatan cuaca, perhatian publik kini tertuju pada wilayah Halmahera Barat (Halbar) dan Halmahera Utara (Halut) yang dikabarkan tengah menghadapi situasi sulit akibat dampak cuaca sebelumnya. Doa dan dukungan dari masyarakat luas terus mengalir bagi warga di lokasi kejadian agar tetap kuat dan waspada menghadapi potensi cuaca buruk susulan.

Source : BMKG and BNPB
MU Today | 2026


Posting Komentar

silahkan beritahui kami

Lebih baru Lebih lama