Banjir Terjang Kecamatan Ibu Halmahera Barat, Warga Dievakuasi hingga Naik Atap Rumah

 




Jailolo, MU Today — Sejumlah desa di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, dilaporkan terendam banjir akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang sejak dini hari.

Banjir melanda beberapa desa, di antaranya Gamlamo, Tongute Ternate, dan Gam Ici, setelah luapan air sungai terjadi secara tiba-tiba dan membawa material kayu serta ranting besar ke area permukiman warga.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan, derasnya arus air memaksa sebagian warga menyelamatkan diri dengan naik ke atas atap rumah. Ketinggian air di sejumlah titik bahkan dilaporkan mencapai atap bangunan, sementara longsor juga terjadi di beberapa lokasi.

Selain merendam rumah warga, banjir turut melumpuhkan sejumlah akses jalan utama. Jalur penghubung Kecamatan Jailolo menuju Kecamatan Ibu, tepatnya di kawasan Gunung Batu, mulai dari Transkoal Jailolo hingga Kampung Baru Ibu, dilaporkan tidak dapat dilalui akibat genangan air dan longsor.

Beberapa fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Meski tidak ada laporan korban jiwa, banjir menyebabkan sejumlah barang berharga milik warga hanyut terbawa arus.

Basarnas dan Pemda Kerahkan Tim Evakuasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim SAR untuk membantu proses evakuasi warga yang terjebak banjir.

Tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 diberangkatkan menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandu Dewanata menuju Pelabuhan Jailolo dengan membawa perlengkapan operasi SAR. Sementara SRU 2 bergerak menggunakan rescue car dan truk personel melalui jalur darat menuju lokasi banjir di Kecamatan Ibu.

Kapolres: Akses Jalan dan Jembatan Terputus

Kapolres Halmahera Barat, AKBP Teguh Patriot, membenarkan bahwa hujan deras telah menyebabkan sejumlah desa di Kecamatan Ibu tergenang air serta memutus beberapa jembatan dan akses jalan akibat longsor.

“Menyikapi musibah ini, kami bersama Bupati Halmahera Barat telah menggelar apel konsolidasi dengan unsur terkait sebelum menuju lokasi terdampak,” ujar AKBP Teguh, Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, alat berat seperti eskavator telah diarahkan ke lokasi untuk membuka akses jalan, sementara pendistribusian bantuan logistik tengah diproses untuk disalurkan kepada warga terdampak di tiga desa.

“Untuk saat ini tidak ada korban jiwa. Warga dari desa terdampak sudah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman,” katanya.

Warga dievakuasi ke sejumlah tempat pengungsian sementara, seperti gereja, polsek, dan fasilitas umum lainnya yang dinilai aman dari genangan banjir.

BPBD: Akses Menuju Lokasi Masih Terhambat

Terpisah, Kepala BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT Ali, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menghadapi kendala akses menuju Kecamatan Ibu akibat tingginya genangan air.

“Semalam kami sudah berupaya menuju lokasi, namun jalan menuju Kecamatan Ibu tergenang air cukup tinggi sehingga tidak bisa ditembus. Hingga hari ini akses masih macet karena air belum surut,” ujar Gunawan.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

source: berbagai sumber
MU Today | 2026


Posting Komentar

silahkan beritahui kami

Lebih baru Lebih lama