Masuk 10 Besar Bursa Cawapres Pilihan Anak Muda, Sherly Tjoanda Jadi Representasi Perempuan Terkuat


 Sofifi, MU Today — Nama Sherly Tjoanda, yang dikenal luas sebagai sosok tangguh dari Maluku Utara, mencuri perhatian dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) pilihan generasi muda menjelang Pemilu 2029. Berdasarkan hasil survei terbaru Muda Bicara ID, Sherly berhasil menembus jajaran elit 10 besar figur yang dianggap layak memimpin nasional.

Dalam survei bertajuk "Survei Nasional Q4" tersebut, Sherly Tjoanda menempati posisi ke-7 dengan raihan elektabilitas sebesar 7,25%. Angka ini menempatkannya sebagai sosok perempuan dengan posisi tertinggi dalam daftar tersebut, melampaui sejumlah tokoh pria nasional lainnya.

Representasi Kepemimpinan Perempuan dan Daerah

Kehadiran Sherly di posisi tujuh besar dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemilih muda, khususnya di rentang usia 17-40 tahun, mendambakan representasi perempuan yang memiliki keberanian dan kedekatan emosional dengan rakyat.

Sherly, yang saat ini menjadi figur sentral dalam dinamika politik di Maluku Utara, dinilai mampu membawa aspirasi wilayah Timur Indonesia ke panggung nasional. Dukungan sebesar 7,25% tersebut menunjukkan bahwa daya tarik politiknya tidak lagi hanya bersifat regional, melainkan sudah mulai merambah secara nasional.

"Munculnya Sherly Tjoanda di jajaran 10 besar menunjukkan adanya keinginan anak muda untuk melihat wajah baru yang representatif, baik dari sisi gender maupun keterwakilan wilayah luar Jawa," tulis laporan Muda Bicara ID.

Bersaing dengan Tokoh Nasional

Dalam rilis data tersebut, Sherly Tjoanda bersaing ketat dengan nama-nama besar. Ia berada tepat di bawah Anies Baswedan (8,63%) dan berhasil mengungguli tokoh senior seperti Mahfud MD (6,63%) serta Gibran Rakabuming Raka (6,13%).

Berikut adalah posisi Sherly dalam peta persaingan menurut anak muda:

  1. Anies Baswedan: 8,63%
  2. Sherly Tjoanda: 7,25%
  3. Moh. Mahfud MD: 6,63%
  4. Gibran Rakabuming Raka: 6,13%

Metodologi

Survei ini dilakukan pada periode 10 November hingga 10 Desember 2025 dengan melibatkan 800 responden di 38 provinsi di Indonesia. Responden merupakan kelompok usia produktif (Gen Z dan Milenial) yang menjadi penentu arah politik di masa depan.

Pengamat menilai, bagi Sherly, hasil survei ini menjadi modal politik yang besar untuk memperkuat posisinya, baik dalam kontestasi di Maluku Utara maupun potensi peran yang lebih besar di tingkat nasional pada 2029 mendatang.

Source: Muda bicara data id

MU Today | 2026

Posting Komentar

silahkan beritahui kami

Lebih baru Lebih lama