Gubernur Sherly memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPU Malut. Menurutnya, kepindahan ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan simbol ketaatan konstitusi dan penguatan Sofifi sebagai jantung pemerintahan.
"Hari ini bersejarah. Saya mengapresiasi komitmen KPU dalam memajukan ibu kota kita. Pemerintah Provinsi siap mendukung penuh, termasuk alokasi anggaran untuk fasilitas interior dan area parkir agar kerja penyelenggara semakin nyaman," ujar Gubernur Sherly.
Sofifi-IWIP Makin Dekat: Magnet Investasi Masa Depan
Salah satu poin paling menarik yang diungkapkan Gubernur Sherly adalah transformasi Sofifi sebagai kota penghubung strategis. Berikut adalah alasan mengapa investor harus mulai melirik Sofifi sekarang:
- Akses Kilat ke Bandara IWIP: Pemerintah tengah memprioritaskan penyelesaian jalan lintas menuju Airport di kawasan industri IWIP (Weda Bay). Jika selama ini akses menuju lingkar tambang membutuhkan waktu lama, rampungnya jalan ini tahun depan akan memangkas waktu tempuh secara signifikan, menghubungkan pusat pemerintahan dengan pusat industri strategis nasional.
- Proyek Strategis Nasional Trans Kie Raha: Pembangunan jalan Trans Kie Raha yang sedang berjalan akan memastikan konektivitas antarwilayah di daratan Halmahera mencapai 100%. Ini adalah jaminan distribusi logistik yang lebih efisien bagi para pelaku usaha.
- Hub Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi: Dengan tersambungnya akses Sofifi ke bandara di kawasan industri, Sofifi diproyeksikan menjadi ibu kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Kota ini akan menjadi titik temu antara aktivitas birokrasi, pemukiman, dan bisnis penunjang industri.
- Potensi Real Estate dan Hunian: Gubernur menawarkan opsi investasi hunian mulai dari tipe subsidi hingga komersial (Tipe 45 & 60). Dengan ribuan pekerja di kawasan industri dan staf pemerintahan yang membutuhkan hunian layak, sektor properti di Sofifi menjadi "lahan basah" bagi pengembang.
.jpeg)